Bahasa Walikan
Sudah lama juga gak pernah denger bahasa ini, yang orang-orang bilang sih bahasa gaulnya anak-anak jogja yang sekarang dipake sama produsen kaos yang terkenal dijogja yaitu Dagadu. Beberapa waktu lalu sempet heboh lagi di forumnya anak-anak myQuran Jogja. Kenal pertama kali saat masih SMP sekitar tahun 1995an, waktu itu temen-temen suka make kata-kata penggalan dari bahasa ini. misalnya kalo ngajak makan dengan kata “ayooo daladh”, atau kata yang cukup popuer yang sering diucapkan sama temen-temen “jape methe” yang artinya cahe dewe (kalo orang palembang bilang wong kito galo)
Pada dasarnya bahasa ini adalah bahasa walikan. Sebuah bahasa khas Jogjakarta yang diambil dari 20 jenis aksara jawa yang disusun urutan barisnya dibalik. Nah ke 20 jenis aksara jawa tersebut dapat dilihat pada gambar berikut, sambil mengingat-ingat aksara jawa.

Dalam konsep basa walikan, susunan tersebut di atas harus diwalik alias dibalik, diubah sehingga didapat susunan aksara yang baru. Rumusnya yaitu baris 1 = baris 3 dan baris 2 = baris 4.
Sehingga didapati bahwa huruf Ha=Pa, Na=Dha, Da=Ma, Ta=Ga dan seterusnya / huruf atas=huruf dibawahnya dst. Nah sekarang tinggal menyusun kata yang hendak dijadikan basa walikan.
Nah sekarang tinggal mempraktekkannya saja. Misalnya kata yang sering di ucapkan untuk memanggil seeorang, yaitu kata mas. Kata tersebut terdiri dari aksara Ma dan Sa. Maka dari rumus tersebut didapatkan Ma=Da dan Sa=Ba sehingga hasil walikannya adalah Dab. Memang susah-susah gampang kalo belum begitu mengenal aksara jawa, tapi kalo sudah kenal dan tau cara penulisan/menggunakan aksara jawa itu menjadi tidak sulit lagi.








3 Responses
trio
August 28th, 2007 at 08:26
mumet kang
:D
bidadari_Azzam
September 23rd, 2007 at 10:48
Wah,
puyeng yah mas?
hari
February 1st, 2008 at 15:43
pahin dab….
yen poya lesgi lesgi…ndang takon jape methe…
hehehe…kalo terbiasa memang mudah…